Tuesday, 12 January 2016

True Story #1

There so much weirdy and freaky people in this university.
One of them, there is a man who always sad for his exam result every single terms. But he never heard every single word that his friends said to him.
And now, every single term test, he always feel bad and sad for his term test result.
Again and again, he always fall in to the same hole and bad situation till now.

It isn't about what his friends said. But it's all about how he think straight, do the best thing that is 'the right thing to do' and listen carefully what friends said, it's for your reminder, that what's you did is still wrong, then you know that you need to do the other 'right thing'.
Dont be insist that whats you do now is the best thing, NO! There are thousands 'best things' that's better from your 'best thing' to do.

Okay, thats a little true story about someone, and now I wonder how the story in people's head about me?? 😂

(To be continue..)

continue reading True Story #1

Wednesday, 30 September 2015

Study Comparatif FKM UAD 2016

STUDY COMPARATIF AND TOUR (SCT)
FKM UAD 2016

Jogja-Bali-Lombok
6 days


                             
                                       

Demi berjalannya program kerja dari Departement Hubungan Luar BEM FKM UAD, Study Comparatif (SC) merupakan suatu jalan dimana kita bisa saling berbagi ilmu dan informasi dari Instansi Kesehatan Masyarakat serta berbagai lembaga terkait dalam memperluas pengetahuan. Dengan begitu banyak hal yang bisa kita pelajari dari kunjungan ke instansi lain yang memiliki Prodi Kesehatan Masyarakat. Mulai dari apa saja yang sudah ada dan belum ada di instansi kita dibanding instansi lain, dengan bertujuan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran untuk lebih inovatif dan fasilitatif dalam memajukan FKM di Universitas Ahmad Dahlan itu sendiri. Diharapkan juga dapat menjalin tali silaturahim antara sesama instansi Kesehatan Masyarakat yang ada di Indonesia. 
Tidak sampai disitu, SCT kali ini juga akan membawa teman-teman semua untuk melakukan kunjungan industri ke berbagai tempat, serta wisata-wisata terkenal yang ada di Bali dan Lombok. Sangat diharapkan setelah kegiatan SCT ini, kita bisa mendapatkan banyak manfaatnya. 

Sasaran : Semua angkatan FKM UAD (Kuota terbatas) >>>check kuota di bagian bawah halaman ini<<<

Tempat : Jogja-Bali-Lombok

Waktu : Coming soon (sekitar bulan januari 2016 / liburan semester ganjil / eminggu setelah UAS)

Perjalanan 6 hari.
2 hari di Bali.
- Kunjungan ke Universitas Udayana Bali.
- Kunjungan ke Kawasan Konservatif Hutan Mangrove, Bali.
- Wisata di Bali, Pantai Pandawa (sunset).
- Belanja oleh-oleh khas Bali di Mister Kuta

2 hari 2 malam Lombok.
- Full wisata.
- Bukit Malimbu
- Gili Trawangan.
- Kerajinan Mutiara (Oleh-oleh khas Lombok)
- Desa Adat Sade, Suku Asli Sasak.
- Kunjungan industri ke PT.
- Pusat penjualan kain Songket khas Lombok.
- Jejeran pantai - pantai terkenal di Lombok (Kuta, dll.)

Fasilitas :
- Bus Pariwisata AC
- Konsumsi (makan minum)
- Penginapan selama perjalanan SC
- Ferri penyeberangan Ketapang-Gilimanuk PP.
- Akomodasi transit Mister Kuta.
- Akomodasi menginap di Hotel di Lombok, 4 pax / room.
- Tiket masuk obyek sesuai program + Boat penyeberangan menuju Gili Trawangan PP
- Parkir, Toll, dan Retribusi tempat wisata.
- Asuransi dan P3K
- Pemandu Wisata + Lokal Guide selama di Bali dan Lombok.
- Spanduk Kegiatan
- Sertifikat Study Comparatif 2016 FKM UAD
- Baju kaos kegiatan SC.

Harga Paket selama SC
- Rp.1.400.000,-/pax

Harga belum termasuk :
- Pengeluaran pribadi, pulsa, laundry dll.
- Makan dan minum di luar paket.



Rundown Kegiatan SC FKM UAD 2016

Day 1 :
- Pagi hari peserta siap diberangkatkan menuju Bali.
- Istirahat makan siang di Kurnia Jatim Ngawi, perjalanan dilanjutkan.
- Istirahat makan malam di Tongas Asri Rest, kemudian perjalanan dilanjutkan.
- Tiba di Ketapang, dilanjutkan pelayaran menuju Gilimanuk.

Day 2 :
- Tiba di Gilimanuk, dilanjutkan perjalanan menuju Denpasar.
- Tiba di Denpasar, Transit mandi dan makan pagi di Mister Kuta.
- Menuju tempat kunjungan 1, Universitas Udayana, Bali.
- Makan siang di lokal restaurant, dilanjutkan menuju tempat kunjungan 2, menuju Kawasan Konservatif Hutan Mangrove, Bali.
- Kunjungan 2 berakhir, dilanjutkan menuju pantai Pandawa, menyaksikan sunset.
- Kembali ke Mister Kuta untuk transit dan berbelanja oleh-oleh khas Bali.
- Meninggalkan Mister Kuta menuju Padang Bay.
- Tiba di Padang Bay dilanjutkan pelayaran menuju Lembar.

Day 3 :
- Pagi hari tiba di Lembar, dilanjutkan perjalanan menuju Mataram, dilanjutkan transit mandi dan makan pagi di Palm Rest.
- Meninggalkan Palm menuju bukit Malimbu, tiba di tempat dilanjutkan berfoto dengan latar panorama selat Lombok yang berbeda-beda warna.
- Meninggalkan Bukit Malimbu menuju pelabuhan Kidomo
- Tiba di tempat dilanjutkan pelayaran menuju Gili Terawangan, dilanjutkan menikmati Water Sport Gili Terawangan (Personal Account).
- Meninggalkan Gili Terawangan, kembali ke pelabuhan Kidomo, dilanjutkan menuju pusat oleh-oleh khas Lombok, Kerajinan Mutiara.
- Meninggalkan pusat oleh-oleh menuju Lokal Restaurant, dilanjutkan menuju Hotel, check in, kemudian istirahat.

Day 4 :
- Sarapan pagi di Hotel, dilanjutkan menuju Desa Adat Sade.
- Menikmati wisata budaya Desa Adat Sade, Suku Asli Sasak.
- Meninggalkan Desa Sade menuju pusat penjualan kain Songket, khas Lombok.
- Meninggalkan pusat Songket menuju tempat Kunjungan 3, PT.
- Meninggalkan PT. ????? menuju Lokal Restaurant untuk makan malam.
- Makan malam selesai, dilanjutkan kembali ke Hotel, kemudian istirahat.

Day 5 :
- Sarapan pagi di Hotel, dilanjutkan check out, dilanjutkan perjalanan menuju Lembar.
- Tiba di lembar, dilanjutkan pelayaran menuju Padang Bay.
- Makan siang di kampung Kertalangu, kemudian perjalanan dilanjutkan kembali.
- Makan malam di Madina Restaurant, kemudian perjalanan dilanjutkan kembali.
- Tiba di Gili Manuk dilanjutkan pelayaran menuju Ketapang.
- Tiba di Ketapang, perjalanan dilanjutkan kembali.

Day 6 :
- Pagi hari tiba di Nganjuk, dilanjutkan transit makan pagi di Saradan Asri Rest, kemudian perjalanan dilanjutkan kembali.
- Istirahat makan siang di Bu Manyar Rest, kemudian perjalanan dilanjutkan kembali.
- Sore hari tiba kembali di Yogyakarta, End Of Service.

*Rundown masih belum fix dan dapat berubah.

Semua keterangan mengenai perjalan Study Comparatif FKM UAD 2016 sudah tertera di atas. Dan diberitahukan untuk masalah pendaftaran SC FKM UAD 2016 menggunakan sistem kuota. Maka dari itu ayo cepat daftarkan diri kalian.
Untuk informasi pendaftaran dan lainnya silahkan hubungi CP di bawah.
Terimakasih.

CP :
ASRI          : 087807030540
FARHAN   : 08983880280


Powered by PT. ASOKA INDAH SELARAS.



Kuota : 71/90

Nama - NIM - Ukuran Baju - DP

1. RIGHA PRADANA - 1300029190 - L -
2. EKA DIAN P. - 1300029187 -
3. INTAN IMANIAR
4. DYAH SETYORINI - 1300029150 - S
5. TRI RAHMI NENGSIH - 1300029173 - S
6. WILDA APRIYANI - 1300029086 - M
7. ALFI MAKRIFATUL A. - 1400029210 - S
8. TOMMY ANDIKA - 1300029167 - L
9. WIDYA NINGSIH - 1300029120 - M
10. PIPIN IRIYANI - 1500029106 - L
11. MUTIARA INDAH O. - 1300029256 - L
12. IMAS AGUSTIN - 1300029149 - L - (DP.200.000)
13. LARAS HIDAYATI - 12029004 - M
14. DEWINTA RIZKI N. - 1300029154 - M - (DP.200.000)
15. BONDAN WAHYU DWI A. - 1400029099 - L - (DP.200.000)
16. PRIESNA HARRY YOUGIFTIRA - 1400029064 - L
17. MUKHBITA ASHMA - 1300029015 - M
18. LUTHFY GHOZI ANDRIAN - 1500029129 XL
19. HANA NURVINA - 1500029129 - XL
20. PUJI LESTARI - 1500029015 - L
21. SINDY PIPI VIRONICA - 1300029*** - S
22. SUNIA - 1300029*** - S
23. M. ZUL ASHFI NST. - 1400029091 - L
24. Fariha Alhamid - 1300029118 - M
25. Rizki Amalia M. Rahawarin - 1300029191 - M
26. Eka Nurul Hidayah Puspa Seruni - 1300029134 - M
27. Syamsiah - 1300029133 - M
28. Devita Makatita - 1300029138 - M
29. Afiyah Tokomadoran - 1300029105 - M
30. Sulastri - 1300029260 - M
31. Citra Kharisma Alhaaq - 1300029024 - L
32. Rizki Mahendra - 1400029181 - M
33. Siti Nur Afryanti Ibrahim - 1300029192 - M
34. Aulia Resti Sri Wijaya - 1300029
35. Jimmy Andrian - 1400029132 - L
36. Dea Surya Safitri - 1400029105 - M
37. Silvira Rizki I - 1400029080 - L
38. Efarozza Raudya - 1400029099 - L
39. Astiya - 1400029127 - S
40. Aulia Rahmawati - 1500029044 - L
41. Dewi Asriani - 1500029039 - M
42. Muhammad Hanafi Pelu - 1300029236 - M
43. Rezky Dian Ayu Octavia - 1300029220 - M
44. Rizka Wulan Utami - 1300029071 - M
45. Titipa Anarijana - 1400029044 - M
46. Lita Indriastika - 1400029017 - L
47. Rayi Septiutami - 1300029143 - M
48. Nur Fitratunnisah - 1300029130 - XL
49. Supri Hartati - 1300029077 - L
50. Kurniati - 1300029224 - XL
51. Hesti Andriani - 1300029180
52. Emelia Ariska - 1500029193 - M
53. Fajar Fatmawati - 1400029017 - S
54. Ahmad Samratul A. - 1400029039 - L
55. Ikrimatul Auzah - 1400029048 - 
56. Yessie Vazzuari - 1300029153 - L
57. 
58. Azizah Sakinul Iman - 1400029125 - XL
59. Desi Riati - 1300029136 - M
60. Retno Dwi Saputri - 1400029174 - L
61. Silvi Afriliani - 1300029072 - L
62. Vivi Nuraini - - L
63. Novina Pahlevi - 1300029264 - L
64. Sunadi Maulana - 1400029003 - M
65. Wanona Kawowo - 1400029038 - M
66. Malva Sandra Calista - 1300029131 - S
67. Sufeeya Mama - 1314029266 - 
68. Winni Gusmita - 1400029262 - M
69. Besse Suwita Dwiasih - 1400029058 - M
70. Esti Yuniansyah - 1400029011 - M
71. Kartika Setyaningsih Sunardi - 1300029257 - L
72.
73.
74.
76.
77.
78.
79.
80.
81.
82.
83.
84.
85.
86.
87.
88.
89.
90.


continue reading Study Comparatif FKM UAD 2016

Sunday, 28 June 2015

Be Patient!

Ada sebuah cerita. Si A ngerasa perasaannya ga enak. Gelisah. Pengen teriak rasanya. Si A ngerasa kalo rasa cemburu bikin dia gak tenang sendiri. Si A ngeliat HP si B, liat BBM, ada Si B ternyata BBM an sama si C. Si A ngerasa gak seneng dong pastinya. Si A tau kalau dia orangnya mudah cemburu. Si A coba tahan emosinya, karna ga seharusnya Si A marah atau ngambek atau cepat ambil tindakan tanpa mikir dan liat dulu keadaannya kaya gimana. Si A tetap redam kesel nya, Si A lanjut baca isi bbm nya. 

Si B sama si C BBM an. Mulainya sih karna si C yang BBM duluan nanyain kabar, dan si B ngerespon dengan jawab apa adanya. BBM nya berlanjut, sampe akhirnya ternyata tau kalau si B pulang ke daerah asalnya (Palembang) lebaran ini, sedangkan si C ternyata nggak pulang, karena setelah lebaran, beberapa bulannya si C bakal balik lagi ke Bandung untuk nyelesain kuliah S2-nya dan gak lama lagi bakal wisuda lagi, jadi si C pikir lebih baik si C lebaran di Bandung aja, sambil menghemat uang orang tua juga. Mereka juga ngobrol soal Si B yang lagi tugas kuliah praktek di sebuah desa di daerah Cibinong, Jawa Barat. 

Desa tempat si B tugas kuliah praktek tersebut lumayan jauh dan berada agak pelosok dekat dengan perbatasan. Si B agak mengeluh dengan keadaan desa tempat dia tugas kuliah praktek, dengan kebiasaan si B yang tidak terbiasa dengan tempat seperti itu tentunya. Tapi si C coba buat ngehibur si B, si C bilang kalau mungkin si B bisa sambil jalan-jalan di sekitar daerah sana, sambil menikmati alam mungkin. Dan seterusnya BBM si B dan C pun berlanjut. 

Sempat si B mengucapkan selamat kepada si C, karena studinya sudah hampir selesai. Si B sempat bertanya ke si C apakah sudah ada pembukaan pekerjaan di daerah mereka di Palembang. Ya, tentu saja si B dan si C adalah dari daerah asal yang sama, Palembang. Si C menjawab kalau pembukaan pekerjaan di daerah mereka belum ada, menurut Ayah si C yang kebetulan tau tentang hal itu, pembukaan pekerjaan masih sekitar beberapa bulan yang akan datang, dan si C minta doain sama si B mudah-mudahan cepat dapet kerja di Palembang. Tentu saja si B mendoakan yang terbaik untuk si C, Si B mendoakan semoga si C cepat mendapatkan pekerjaan setelah wisuda nanti, dan tak lupa, si B juga sekalian minta ke si C untuk mendoakan si B agar tahun depan si B sudah bisa menyusun skripsinya, dan cepat wisuda. Dan si C juga mengaminkan doa tersebut, pesan si C untuk si B, semoga tahun depan si B udah bisa nyusun skripsinya, sukses kuliahnya dan si C sambil bercanda bilang, “jangan banyak pacaran” ke si B. Begitulah seterusnya BBM antara B dan C yang berlangsung sekitar jam setengah sepuluh malam hingga jam sepuluh lewat pada hari Jumat itu 26 Juni 2015.

Kembali lagi ke si A, dia agak terpukul melihat isi BBM tersebut. Tapi si A coba untuk tidak memperlihatkan kekesalannya. Keadaannya saat itu si A sedang merasa sangat teramat rindu dengan si B yang baru pulang dari Cibinong. 1 minggu tidak bertemu. Si A merasa jika si A melihatkan kekesalannya yang melihat isi BBM tersebut, suasana mungkin akan rusak, suasana yang seharusnya si A bisa melihat si B untuk meluapkan rasa rindunya mungkin akan menjadi tidak seperti yang si A harapkan jika si A merusak suasa saat itu dengan kekesalannya. Jadi si A mencoba menahannya. 

Selama ini si A sangat terbuka dengan si B, disaat si A merasakan hal yang kurang enak dalam hubungannya dengan si B, si A langsung mengutarakan perasaannya, apa yang dia rasakan. Kali ini si A merasa sebaiknya tidak mengungkapkannya, si A merasa sebaiknya dia harus merasakannya sendiri saja, si A tidak ingin merusak suasana saat itu. Si B yang keadaannya saat itu sedang kelelahan, baru pulang dari tempat yang lumayan jauh hanya dengan sepeda motor berdua dengan temennya dan membawa barang bawaan yang lumayan banyak. Si A gak tega bikin keadaan makin ga enak untuk si B. Memang mungkin terkadang si A harus coba ngerasain kesel itu sendiri aja. Mungkin ada beberapa hal yang seharusnya diungkap, dan ada juga beberapa hal yang lebih baik jika tidak. 

Sekilas saat itu si A merasa benar untuk tidak memperlihatkan kekesalannya, perasaannya. Perlahan-lahan saat bicara dengan si B, ngobrol, melepas rindu, cerita tentang kegiatan masing-masing, becanda, semua perasaan kesel itu hilang dengan seketika, lupa, yang ada hanya perasaan seneng bisa bertemu lagi. Namun saat si A sudah tak di dekat si B lagi, perasaan kesal itu datang lagi. Si A merasa gelisah, kesal, pengen teriak. 

Yang si A sesali adalah, kenapa pada saat itu si A tidak bisa lebih leluasa untuk ngehubungin si B, BBM si B, tanya keadaannya, cerita-cerita. Bisa saja si A seperti itu, tapi si A berpikir, si B pergi kesana untuk menuntut ilmu kan? Si B punya kesibukan sendiri disana, si B punya tugas yang harus dia lakukan, si B harus fokus dan tidak terbebani dengan si A yang ditinggalnya. Tentu saja si A gak mau nge-ganggu si B, si A mencoba untuk ngertiin si B, karena ga enak ngerasa kaya gitu. Si A ga mau si B ngerasa kalo si A mikir si B tega sama si A ninggalin si A di Bandung. Si A ga pengen ngebebanin pikiran si B kaya gitu, karena si A tau itu gak enak, dan si A pernah ngerasain, pertama ga fokus, terus menghawatirkan orang yang kita tinggal, terus kinerja kita jadi ga bagus akhirnya. Si A ga pengen si B ngerasa kaya gitu. Itu yang si A pikirkan, si A mencoba untuk tetap nunjukin ke si B kalo si A menghargai kegiatan si B apa pun itu yang terbaik untuk si B, apalagi itu kegiatannya Tugas Kuliah Praktek kaya yang dilakuin si B. 

Kenyataannya si A malah mendapatkan keadaan yang seperti ini. si A harus dapat keadaan kalo si B dan si C BBM an. Dan parahnya lagi, BBM an antara si B dan C dalam satu waktu yang waktunya sangat dekat. Balasannya lumayan lebih cepat. Hanya beda beberapa menit untuk mereka saling membalas pesan BBM. Berarti apa? Pada saat itu sinyalnya lagi bagus kan? sinyalnya lagi lancar? Lalu coba dibandingkan dengan BBM an antara si A dengan si B pada saat itu juga antara setengah sepuluh malam sampai jam sepuluh lewat itu, jarak untuk saling balas BBM nya benar-benar bisa dibilang lebih jauh dibanding jarak saling balas BBM antara si B dan si C. 

Betapa setengah mati untuk si A BBM si B. Pesan BBM yang dikirim si A untuk si B selalu pending! Butuh waktu yang lumayan lama untuk kemudian pesan BBM itu terkirim (delivered). Bahkan disaat tanda pesan BBM telah terkirim yang tunjukkan dengan tanda “D”, kadang pesan tersebut ternyata belum masuk ke inbox BBM si B. Tapi si A selalu coba untuk sabar! Mungkin emosi dengan sinyal yang kaya gitu, tapi si A ga mau sampe antara dia dengan si B salah paham dan saling nyalahin, saling bilang kalau ga ada waktu buat BBM an, terlalu khayal, terlalu sibuk, atau apalah itu yang buat hubungan mereka salah paham. Si A coba sabar, lagi pula si A berpikir kalau si B kesana menuntut ilmu, tugas kampus, si A berpikir tidak seharusnya si A merasa ditinggal oleh si B. Maka dari itu si A mencoba untuk menjaga emosinya, bersabar!.

Namun apa daya, si A malah mendapat keadaan seperti ini, itu kah hasil dari kesabaran si A menunggu? Hanya untuk mendapati kalau si B di BBM sama si C? Hanya untuk disalahkan karna hilang / sibuk ga ada kabarnya ga ada balas pesan padahal karna sinyal yang jelek? Betapa si A ingin meledak saat itu. Rasanya si A ingin teriak.

Tapi itulah yang harus si A hadapi, yaitu tetap sabar, tetap meredamkan emosi dan kekesalannya terhadap keadaan yang datang padanya. Mungkin si A layak untuk meledak, untuk meluapkan emosinya, tapi apakah itu yang terbaik dengan keadaan perasaannya saat itu yang begitu rindu dengan si B? 

Yang ada dipikiran si A adalah, dia berharap dan selalu berharap si B tetap berada di “samping” nya. Si A berharap si B tau betapa si A menyayanginya setulus hati, tidak ingin si B menjauh darinya. Dan si A akan selalu berusaha untuk menjadi lebih baik, untuk dirinya, untuk orang-orang, untuk si B, dan untuk orang-orang yang berada disekitar yang membutuhkan si A.

Patient is the hardest thing “you can” do!


(NegeriAntahBerantah)
continue reading Be Patient!